Di antara waktu yang terus berjalan,
ulang tahun Sura Lembayung hadir seperti jeda yang mengingatkan—
bahwa bumi selalu layak untuk dicintai lebih dalam.
Maka hari ini, saya menanam sebuah pohon,
menitipkan harapan pada tanah,
lalu melepasnya dalam pelukan waktu yang akan merawatnya.
Semoga apa tumbuh dalam diam,
menguat tanpa suara,
lalu suatu hari menjadi teduh bagi yang lelah,
menjadi rumah bagi kehidupan sederhana nan indah.
Karena dari satu benih kecil kehidupan,
kita tengah merangkai kisah panjang tentang keberlanjutan.
Terima kasih untuk setiap langkah dan tangan yang ikut serta,
kita mungkin hanya menanam hari ini—
tapi sejatinya, kita sedang menjaga esok.
